Goreng Makanan Dengan Air Fyer Ternyata Punya Resiko Kesehatan, Simak Penjelasannya

· 2 menit baca
taruma-gif
oasis-gif
Goreng Makanan Dengan Air Fyer Ternyata Punya Resiko Kesehatan, Simak Penjelasannya

Medan, Gelora Info — Air fryer sering dianggap sebagai pilihan yang lebih praktis untuk mengolah makanan karena dapat membuat makanan renyah dengan penggunaan minyak yang lebih sedikit. Meski begitu, penggunaan air fryer tetap perlu memperhatikan kebersihan dan cara memasaknya. Jika jarang dibersihkan, sisa makanan, minyak, dan lemak dapat menumpuk di bagian keranjang maupun bagian dalam alat. Tumpukan tersebut bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan menimbulkan bau tidak sedap, terutama jika sisa makanan terus dipanaskan saat alat kembali digunakan.

Risiko kesehatan juga dapat muncul jika air fryer digunakan dalam kondisi kotor atau terdapat sisa makanan yang menempel. Selain berpotensi menyebabkan kontaminasi pada makanan, lemak dan remah makanan yang menumpuk di dekat elemen pemanas juga dapat terbakar dan menghasilkan asap. Karena itu, air fryer sebaiknya dibersihkan setelah digunakan, terutama pada bagian keranjang dan wadah yang bersentuhan langsung dengan makanan. Bagian dalam alat juga perlu dibersihkan secara berkala dengan tetap mengikuti petunjuk dari produsen agar tidak merusak lapisan antilekat.

Penggunaan air fryer sendiri bukan berarti otomatis berbahaya bagi kesehatan. Yang perlu diperhatikan adalah kebersihan alat dan proses pengolahan makanan. Kita sebaiknya memastikan sisa makanan dan minyak tidak dibiarkan menumpuk, mencuci bagian yang dapat dilepas dengan sabun dan air, serta mengeringkannya sebelum digunakan kembali. Kondisi air fryer juga perlu diperiksa, terutama jika lapisan antilekat sudah tergores atau mengelupas. Dengan menjaga kebersihan dan kondisi alat, risiko kontaminasi makanan maupun masalah lain akibat penggunaan air fryer yang tidak terawat dapat dikurangi.