Kucing Oren Dianggap Lebih Nakal dan Berani Dibanding Kucing Lain, Benarkan Gen Warna Berpengaruh?

· 3 menit baca
taruma-gif
oasis-gif
Kucing Oren Dianggap Lebih Nakal dan Berani Dibanding Kucing Lain, Benarkan Gen Warna Berpengaruh?

Medan, Gelora Info — Kucing oren sering dianggap memiliki tingkah laku yang lebih nakal, aktif, dan berani dibandingkan kucing dengan warna bulu lainnya. Anggapan ini semakin populer di media sosial karena banyak pemilik membagikan tingkah kucing oren yang suka berlarian, memanjat tempat tinggi, hingga melakukan hal-hal yang tidak terduga. Namun, apakah sifat tersebut benar-benar dipengaruhi oleh gen yang menentukan warna bulunya? Secara ilmiah, warna bulu memang ditentukan oleh faktor genetik, tetapi belum ada bukti kuat bahwa gen warna oren secara langsung membuat kucing menjadi lebih nakal atau berani. Penelitian yang melibatkan 211 pemilik kucing di Meksiko justru menemukan bahwa kucing oren cenderung dinilai lebih ramah, tenang, dan mudah dilatih oleh pemiliknya. Sementara itu, kucing dengan pola tabby atau belang dinilai lebih aktif dan berani dalam penelitian tersebut.

Pada 2025, para peneliti berhasil mengungkap mekanisme genetik yang menyebabkan bulu kucing berwarna oren. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology menemukan adanya perubahan pada DNA di kromosom X yang memengaruhi aktivitas gen bernama ARHGAP36 pada sel pigmen kulit. Perubahan ini membuat sel menghasilkan pigmen yang memberikan warna kemerahan atau kekuningan pada bulu. Faktor tersebut juga membantu menjelaskan mengapa sebagian besar kucing yang seluruh bulunya berwarna oren adalah jantan. Kucing jantan hanya memiliki satu kromosom X sehingga cukup membawa satu salinan varian gen tersebut untuk menampilkan warna oren secara menyeluruh. Sementara itu, kucing betina memiliki dua kromosom X dan umumnya perlu mewarisi varian terkait pada keduanya agar seluruh bulunya berwarna oren.

Meski warna bulu kucing oren memiliki penjelasan genetik yang jelas, hubungannya dengan perilaku masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Sifat kucing dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk jenis kelamin, pengalaman sejak kecil, lingkungan tempat tinggal, serta cara pemilik berinteraksi dengannya. Selain itu, tingkah laku lucu atau aktif yang sering dibagikan di media sosial bisa membuat orang semakin percaya bahwa semua kucing oren memiliki karakter serupa. Karena itu, pemilik sebaiknya tidak langsung menganggap kucing oren pasti lebih nakal atau berani hanya berdasarkan warna bulunya. Setiap kucing memiliki kepribadian yang berbeda, sehingga perilakunya lebih tepat dipahami melalui kebiasaan dan pengalaman masing-masing, bukan semata-mata dari warna bulu.