Mobil Listrik vs ICE, Lebih Awet Mana?

· 2 min read
kaisar-gif
dynasty-gif
Thumbnail

Medan, Gelora Info — Pertanyaan soal mana yang lebih awet antara mobil listrik dan mobil bermesin bensin (ICE/Internal Combustion Engine) makin sering muncul seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik. Dari sisi komponen, mobil listrik sebenarnya punya struktur yang lebih sederhana. Tidak ada mesin pembakaran, oli mesin, atau transmisi yang rumit, sehingga jumlah bagian yang bisa aus atau rusak relatif lebih sedikit. Hal ini membuat perawatan hariannya cenderung lebih ringan.

Sementara itu, mobil ICE sudah lama digunakan dan dikenal tangguh jika dirawat dengan baik. Namun, mesin bensin memiliki banyak komponen bergerak yang bekerja di suhu tinggi, seperti piston, katup, dan sistem pelumasan. Seiring waktu, komponen ini pasti mengalami keausan dan membutuhkan perawatan rutin, mulai dari ganti oli hingga servis berkala yang cukup intens.

Di sisi mobil listrik, perhatian utama justru ada pada baterai. Umur baterai umumnya dirancang untuk bertahan bertahun-tahun dengan siklus pengisian tertentu, meski performanya bisa menurun perlahan. Jika dibandingkan secara keseluruhan, mobil listrik berpotensi lebih awet dari sisi mekanis, sementara mobil ICE unggul dalam pengalaman jangka panjang karena teknologinya sudah matang. Pada akhirnya, daya tahan keduanya sangat bergantung pada cara penggunaan, perawatan, dan kebutuhan pemiliknya sehari-hari.

Logo
Copyright © 2026 GeloraInfo. All rights reserved.