Medan, Gelora Info — Usaha 'Piscok Pocin' di Depok ikut terdampak setelah muncul kesalahpahaman terkait kasus mutilasi yang sedang menjadi perhatian masyarakat. Nama usaha tersebut sempat dikaitkan dengan pelaku karena adanya informasi yang beredar di media sosial, padahal pemilik Piscok Pocin sudah menjelaskan jika dirinya dan usahanya tidak punya hubungan dengan kasus tersebut. Kesalahpahaman ini membuat sejumlah orang mengira lokasi usaha tersebut berkaitan dengan kejadian kriminal yang terjadi di Depok.
Pemilik usaha pun memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang salah. Ia menjelaskan bahwa Piscok Pocin merupakan usaha kuliner yang sudah berjalan seperti biasa dan tidak ada kaitannya dengan pelaku maupun lokasi kejadian. Informasi yang keliru tersebut ternyata menyebar cukup luas, sehingga membuat nama usaha ikut terseret dalam pembicaraan mengenai kasus mutilasi tersebut. Hal ini tentu membuat pemilik merasa dirugikan karena usaha yang dijalankan tidak memiliki hubungan dengan perkara yang sedang ditangani polisi.
Akibat informasi yang salah, aktivitas usaha Piscok Pocin mengalami dampak penurunan omzet. Pemilik mengaku adanya perubahan pada kondisi usaha setelah kabar tersebut beredar, terutama karena masyarakat yang sebelumnya mengenal usaha tersebut ikut mengaitkannya dengan kasus kriminal. Banyak klarifikasi dilakukan supaya tidak semakin banyak orang yang salah memahami hubungan antara Piscok Pocin dan kasus mutilasi yang sebenarnya tidak berkaitan dengan usaha tersebut.







