Medan, Gelora Info — Esau Sidemo, seorang nelayan asal Papua Nugini, berhasil selamat setelah hanyut di tengah laut selama 26 hari. Awalnya, ia pergi melaut seperti biasanya menggunakan perahu kecil. Namun, cuaca tiba-tiba memburuk dan angin kencang membuat perahunya terbawa arus hingga jauh dari jalur pelayaran. Karena tidak bisa mengendalikan arah perahu, Esau pun terombang-ambing di lautan tanpa mengetahui kapan bisa kembali ke daratan.
Selama berada di laut, Esau mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan minumnya. Untuk bertahan hidup, ia juga menangkap ikan yang lewat dan mengonsumsinya sebagai sumber makanan. Meski harus menghadapi panas matahari, ombak, dan keterbatasan bekal, ia terus berusaha bertahan sambil berharap ada kapal yang melintas dan menemukannya.
Harapan itu akhirnya terwujud ketika sebuah kapal penangkap ikan yang sedang berlayar di perairan Indonesia melihat perahunya. Awak kapal langsung mengevakuasi Esau dan memberinya makanan, minuman, serta pertolongan pertama. Setelah lebih dari tiga minggu terombang-ambing di lautan, ia akhirnya bisa kembali menginjak daratan dalam kondisi selamat.







