Turun Hujan di Samarinda, Warga Sebut Langit Sedikit Lebih Cerah

· 2 menit baca
dynasty-gif
oasis-gif
Turun Hujan di Samarinda, Warga Sebut Langit Sedikit Lebih Cerah

Medan, Gelora Info — Hujan yang turun di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, membawa sedikit perubahan pada kondisi langit yang sebelumnya diselimuti asap karhutla. Setelah beberapa waktu warga harus menghadapi udara yang terasa pengap dan jarak pandang yang terganggu, turunnya hujan membuat langit terlihat sedikit lebih cerah. Kondisi ini disambut baik oleh masyarakat yang sudah cukup lama menantikan udara lebih bersih. Meski begitu, hujan yang turun belum sepenuhnya menghilangkan persoalan asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah.

Hujan tersebut diketahui hanya mengguyur beberapa kawasan di Samarinda dan tidak merata di seluruh wilayah kota. Kondisi ini membuat dampaknya terhadap kabut asap juga berbeda-beda. Di beberapa titik, hujan membantu menurunkan partikel asap dan polutan yang berada di udara sehingga suasana terasa lebih baik. Namun, wilayah yang tidak mendapatkan hujan masih berpotensi mengalami kondisi udara yang kurang nyaman, terutama pada pagi hari ketika kabut asap dapat terlihat lebih pekat.

Sebelumnya, kualitas udara Samarinda sempat memburuk hingga masuk kategori berbahaya. Berdasarkan pemantauan pada Selasa (27/10/2026), indeks kualitas udara bahkan sempat mencapai angka 404 pada pagi hari sebelum berangsur membaik menjelang siang. BMKG menjelaskan bahwa hujan lokal dapat membantu mengurangi konsentrasi polutan di udara, tetapi pengaruhnya biasanya hanya terasa di wilayah yang diguyur hujan. Karena itu, hujan dalam waktu singkat belum cukup untuk memastikan seluruh kawasan terbebas dari asap karhutla.

Di tengah kondisi tersebut, warga masih berharap hujan bisa turun lebih sering agar kabut asap benar-benar berkurang. Selama beberapa bulan terakhir, asap karhutla telah mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan membuat sebagian warga kesulitan menikmati udara luar tanpa mencium bau asap. Masyarakat juga diminta tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan memperhatikan informasi kualitas udara, terutama ketika kondisi langit kembali terlihat berkabut.